Contoh NPWP Pribadi dan Badan 2025

Halo semuanya! Pada artikel ini, Jasanpwp.net akan memberikan penjelasan lengkap mengenai contoh NPWP Pribadi dan NPWP Badan. Jika Anda ingin mengetahui seperti apa bentuk dan fungsi NPWP, simak informasi berikut untuk pemahaman yang lebih jelas.

contoh NPWP pribadi dan badan

Memahami Apa Itu NPWP

NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) adalah identitas resmi yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Pajak kepada setiap individu atau badan usaha yang telah terdaftar sebagai Wajib Pajak di Indonesia. Nomor ini sangat penting sebagai tanda bahwa seseorang atau badan usaha tersebut terdaftar dan memiliki kewajiban untuk membayar pajak sesuai ketentuan yang berlaku.

Secara umum, NPWP diperlukan untuk berbagai keperluan administratif terkait pajak, baik untuk perorangan maupun badan usaha. Dengan memiliki NPWP, seorang wajib pajak dapat melaksanakan hak dan kewajibannya sebagai warga negara Indonesia yang taat pajak.

Fungsi Penting NPWP

NPWP tidak hanya digunakan untuk membayar pajak, tetapi juga memiliki berbagai fungsi penting dalam kehidupan sehari-hari, baik bagi individu (pribadi) maupun badan usaha. Berikut beberapa fungsi utama NPWP:

  • Syarat Melamar Pekerjaan Banyak perusahaan yang mengharuskan calon karyawan memiliki NPWP sebagai salah satu syarat administratif dalam proses perekrutan. Hal ini karena NPWP menjadi indikator bahwa calon karyawan tersebut terdaftar sebagai Wajib Pajak dan tidak memiliki masalah pajak yang belum diselesaikan.
  • Syarat Mengajukan Kredit Perumahan atau Kendaraan Bagi Anda yang ingin mengajukan pinjaman kredit untuk rumah atau kendaraan, salah satu dokumen yang biasanya diminta oleh bank adalah NPWP. Bank menggunakannya untuk mengecek apakah Anda sudah terdaftar sebagai Wajib Pajak dan memiliki kemampuan finansial yang memadai.
  • Syarat Membuka Rekening Perusahaan atau Organisasi Untuk mendirikan dan menjalankan sebuah badan usaha, NPWP perusahaan atau organisasi wajib dimiliki. Hal ini diperlukan untuk mengurus berbagai hal terkait dengan kewajiban perpajakan, termasuk melaporkan penghasilan dan membayar pajak.
  • Syarat Mengikuti Tender Banyak proyek pemerintah atau tender dari perusahaan swasta yang mengharuskan peserta tender memiliki NPWP sebagai salah satu dokumen administratif yang harus dilengkapi. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa penyedia barang atau jasa taat pajak.
  • Syarat Lain-lain Selain itu, NPWP juga dibutuhkan untuk berbagai keperluan administratif lainnya, seperti melaporkan SPT (Surat Pemberitahuan) tahunan, melakukan transaksi bisnis tertentu, dan sebagainya.
Baca Juga:  Cara Membuat NPWP Bagi yang Belum Bekerja via Online


Contoh NPWP Pribadi dan Badan Terbaru 2025

Nah, agar Anda tidak bingung mengenai seperti apa bentuk NPWP pribadi dan badan usaha, berikut ini adalah contoh NPWP Pribadi dan NPWP Badan.

Contoh NPWP Pribadi

NPWP pribadi diberikan kepada individu yang memiliki kewajiban untuk membayar pajak, baik itu karyawan, wiraswasta, atau profesional lainnya. Berikut adalah format umum NPWP pribadi:

contoh npwp pribadi 1

  • Nomor NPWP : Saat ini NIK menjadi NPWP. Jadi, tidak ada lagi format 15 seperti dulu. Ini berlaku sejak 1 Januari 2025.
  • Nama Pemilik: Nama pemilik sesuai dengan KTP yang didaftarkannya.
  • Barcode: Kalau discan dia menunjukan NIK.
  • Alamat : Alamat pemilik NPWP yang lengkap dengan RT, RW, desa/ kelurahana, kecamatan, kabupaten / kota, dan provinsi.
  • Alamat KPP : Di atas samping kanan tertera alamat kantor pajak terdaftarnya.
  • Tanggal terdaftar: NPWP ini didaftarkan dan terdaftar pada tanggal yang tertera.

Contoh NPWP Badan (CV, PT, YAYASAN, ORMAS, LEMBAGA, DAN LAINNYA)

NPWP badan diberikan kepada badan hukum seperti perusahaan berbentuk CV atau PT, yayasan, koperasi, atau organisasi lainnya yang memiliki kewajiban perpajakan. Berikut adalah contoh format NPWP untuk badan usaha:

contoh npwp badan1

  • Nomor NPWP: Sama seperti untuk perorangan nomornya juga 16 digit.
  • Nama Badan: Nama badan sesuai dengan SK Kemenkumham dan Akta Notaris yang didaftarkannya. Contoh di atas nama PT. Tidak akan dicantumkan PT, CV atau lainnya.
  • Barcode: Kalau discan dia akan menuju web pajak.
  • Alamat : Alamat badan usaha/ organisasi NPWP yang lengkap dengan RT, RW, desa/ kelurahana, kecamatan, kabupaten / kota, dan provinsi.
  • Alamat KPP : Di atas samping kanan tertera alamat kantor pajak terdaftarnya.
  • Tanggal terdaftar: NPWP ini didaftarkan dan terdaftar pada tanggal yang tertera.
Baca Juga:  Pembuatan CV Perusahaan Online Gratis Tanpa Ribet dan Cepat


Cara Mendapatkan NPWP

  • Untuk memperoleh NPWP, Anda harus melakukan pendaftaran di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terdekat sesuai dengan domisili. Proses pendaftaran dapat dilakukan secara online maupun offline.
  • Untuk pendaftaran online, Anda bisa mengakses situs resmi Direktorat Jenderal Pajak yaitu Sistem Coretax dan mengisi formulir pendaftaran dengan lengkap. Anda akan mendapatkan NPWP setelah proses verifikasi selesai.

Kewajiban Setelah Memiliki NPWP

Setelah memiliki NPWP, Wajib Pajak baik individu maupun badan usaha memiliki beberapa kewajiban, di antaranya:

  • Menyampaikan SPT Tahunan Wajib Pajak harus melaporkan penghasilannya setiap tahun melalui SPT (Surat Pemberitahuan Tahunan).
  • Membayar Pajak Melakukan pembayaran pajak sesuai dengan jenis pajak yang berlaku, baik itu pajak penghasilan (PPh), pajak pertambahan nilai (PPN), atau pajak lainnya.
  • Menyimpan Dokumen Pajak Wajib Pajak wajib menyimpan seluruh dokumen yang berkaitan dengan kewajiban perpajakan sebagai bukti yang sah.

Pakai Jasa Pembuatan NPWP dari Kami Saja

Kalau Anda gak mau ribet dan pusing saat mengurus NPWP yayasan, gunakan jasa pembautan NPWP dari kami saja, dijamin :

  • Proses pengurusan cepat
  • Langsung dapat kartu digital yang bisa dipakai untuk keperluan apapun
  • dan amanah sudah melayani ratusan customer


Penutup

Itu dia ulasan mengenai contoh NPWP, berikut fungsi, dan proses pengurusannya. Semoga bermanfaat ya.